Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ajak Istri Dan Anak Sapa Pendukung, Kampanye Ganjar Di Kota Solo Pecah!
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Komitmen Jalankan UU Pesantren

Kamis, 11 Januari 2024 | 16:57 WIB
  • author Lituhayu
Ganjar Komitmen Jalankan UU Pesantren
Ganjar Komitmen Jalankan UU Pesantren (Foto: iNewskaranganyar.id/Lituhayu)

TEGAL, iNewskaramganyar.id - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo melanjutkan safarinya ke Pondok Pesantren Ma'hadut Tholabah Jatimulya Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Kamis (11/1/2024).

Kehadiran Ganjar mendapat sambutan meriah para santri. Bahkan didoakan pimpinan pesantren untuk menjadi presiden 2024.

Tiba di lokasi, Ganjar disambut KH Nasihun Isa Mufti (pengasuh ponpes putri) dan KH Muhammad Syafii Baidowi (pengasuh ponpes putra). Kemudian disematkan surban kepada Ganjar. 

Ribuan santri yang sudah berjalar di sepanjang lorong komplek pesantren histeris berebut salaman. Mereka semangat memanggil nama Ganjar berkali-kali.

Ganjar dan para pimpinan pesantren lalu melakukan pertemuan tertutup sekira 30 menit. Selanjutnya, menemui ribuan santri di halaman sekolah setempat. 

KH Nasihun Isa Mufti mengaku bahagia sekali mendapat tamu seorang calon presiden. Yang juga mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu. 

"Hari ini kita kedatangan tamu seorang Capres, yakni Pak Ganjar. Dan, insyaallah beliau terpilih menjadi presiden 2024," sambutnya. 

Menurutnya, Ganjar sangat peduli dengan nasionalisme. Itu dibuktikan saat menjabat Gubernur sangat tegas dalam memerangi radikalisme. 

"Kita tahu selama menjadi Gubernur beliau tegas memberantas radikalisme. Bahkan ada kepala sekolah yang terindikasi radikalisme diancam dipecat, waktu itu," paparnya. 

Sehingga, KH Nasihun berpesan kepada Ganjar beberapa hal. Pertama untuk bisa memperhatikan pendidikan pesantren.

Dengan mengevaluasi berlakunya sekolah lima hari. Selain itu, nantinya memperhatikan pupuk buat petani karena saat ini langka. 

"Sekolah lima hari itu kasihan orang tua. Karena sekolahnya sampai sore. Anak-anak butuh waktu untuk mengaji. Dan soal kelangkaan pupuk untuk bisa diperhatikan," terangnya. 

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengaku telah lama mengagendakan sowan ke Ponpes Ma'hadut Tholabah. Ia juga berkomitmen menjalankan UU No 18 Tahun 2019 tentang pendidikan pesantren. 

"Tinggal menjalankan karena sudah ada UU Pesantren. Semoga UU itu bisa membangun dan mengembangkan pendidikan pesantren," pungkasnya.***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut