Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pejabat Aktif Karanganyar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Masjid Agung Madaniyah Rp89 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Buruk, Produksi Durian di Karanganyar Merosot Tajam

Rabu, 08 Januari 2025 | 20:17 WIB
  • author Muhammad Bramantyo
Cuaca Buruk, Produksi Durian di Karanganyar Merosot Tajam
Cuaca Buruk, Produksi Durian di Karanganyar Merosot Tajam (Foto: iNewskaranganyar.id/Muhammad Bramantyo)

KARANGANYAR, iNewskaranganyar. id - Tahun ini tampaknya bukan merupakan tahun yang baik bagi petani durian di Kabupaten Karanganyar. 

Pasalnya, cuaca buruk yang terjadi pada akhir tahun 2024 dan awal tahun 2025 ini membuat sebagian besar petani durian mengalami kerugian.

Salah satu petani asal Desa Ketigo, Jumapolo, Karanganyar Daryono mengaku, hasil panen tahun ini tidak banyak dari pada tahun sebelumnya.

Penyebabnya adalah curah hujan yang ekstrem di  akhir bulan Desember hingga Januari menjadi alasannya.

"Tahun ini hasil penennya menurun hampir separonya," paparnya, Rabu (8/1/2025). 

Daryono  menyebut hasil panen dari 26 pohon durian miliknya untuk musim ini tidak maksimal.

Biasanya tiap pohon bisa menghasilan sekitar 300 buah per pohon, sekarang hanya menghasilkan 130-135 buah di tiap pohonnya. 

"Sekarang yang tersisa hanya sekitar 130-135 buah perpohonnya," imbuhnya. 

Daryono sebut dirinya memasarkan durian hasil panennya di rumah, dan biasanya para pelanggan datang langsung untuk menikmati duriannya langsung dari kebun. 

Untuk harga jual duren miliknya dibandrol dengan harga Rp. 30 ribu hingga Rp. 100 ribu per bijinya. 

"Mereka, pembeli lebih suka datang kesini. Bisa memilih sendiri untuk dimakan ditempat atau juga dibawa pulang," ucapnya.

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut