Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pejabat Aktif Karanganyar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Masjid Agung Madaniyah Rp89 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Pemilik Ponpes di Karanganyar Diduga Cabuli 5 Santriwati, 9 Orang Saksi Diperiksa Polda Jateng

Rabu, 06 September 2023 | 08:54 WIB
  • author Bramantyo
Pemilik Ponpes di Karanganyar Diduga Cabuli 5 Santriwati, 9 Orang Saksi Diperiksa Polda Jateng
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Satake Bayu (Foto: iNews.id)

KARANGANYAR, iNewskaranganyar.id - Seorang pemilik pondok pesantren atau ponpes di Kabupaten Karanganyar, ditangkap penyidik Dirkrimum Polda Jateng lantaran diduga telah mencabuli 5 orang santriwati.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Satake Bayu membenarkan adanya dugaan pencabulan santriwati yang diduga dilakukan pemilik Ponpes.

"Iya betul sudah ditangani Krimum Polda Jateng,"papar Kombes Stefanus Satake Bayu saat dikonfirmasi iNewskaranganyar.id lewat telepon, Rabu (6/9/2023).

Ia mengatakan penyidik telah memeriksa 9 orang terdiri dari, pelapor, korban orang tua, guru, serta terlapor sendiri.

"Saat ini pelaku telah kami amankan. penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 9 orang terdiri dari, pelapor, korban 5 orang (ada 1 korban belum dapat dimintai keterangan), orang tua korban, guru BK dan terlapor,"terangnya.

Menurutnya, para santriwati yang diduga korban pencabulan pemilik Ponpes berasal dari Karanganyar dan Wonogiri. Bahkan kelima santriwati itu sudah menjalani hasil visum.

"Dari hasil gelar perkara kasus ini telah dinaikan dari penyelidikan ke penyidikan. kelima korban inipun sudah menjalani hasil visum,"ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini proses kegiatan di Ponpes hingga kini masih berjalan normal seperrti biasa. Tidak ada penutupan terhadap Ponpes menyusul adannya kasus tersebut. ***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut