Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pejabat Aktif Karanganyar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Masjid Agung Madaniyah Rp89 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Muncul Kasus Antraks, Dispertan PP Karanganyar Minta Masyarakat Tak Beli Sapi dari Gunung Kidul

Kamis, 06 Juli 2023 | 21:47 WIB
  • author Bramantyo
Muncul Kasus Antraks, Dispertan PP Karanganyar Minta Masyarakat Tak Beli Sapi dari Gunung Kidul
Muncul Kasus Antraks, Dispertan PP Karanganyar Minta Masyarakat Tak Beli Sapi dari Gunung Kidul (Foto: Okezone)

KARANGANYAR, iNewskaranganyar.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar mengambil langkah antisipasi menyusul munculnya virus antraks yang menyerang Sapi-sapi di Gunung Kidul hingga menyebabkan 3 orang dikabarkan tewas. 

Tiga orang warga Gunung Kidul meninggal setelah mengkonsumsi daging sapi pada saat perayaan Idul Adha yang lalu. Berdasarkan hasil tes serologi melalui genom sekuensing menunjukkan hasil positif antraks. 

Kabid Pertenakan dan Kesehatan Hewan, Dispertan PP Karanganyar Heri Sulistyo mengatakan selain melakukan pengecekan kesehatan terhadap para sapi, akses perdagangan sapi dari Gunung Kidul yang masuk ke Karanganyar dipantau ketat.

"Selain itu, dalam satu tahun sekali, dari Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta mengambil sampel makan sapi di Kabupaten Karanganyar untuk memeriksa kondisi sapi di Kabupaten Karanganyar," papar Heri kepada awak wartawan, Kamis (6/7/2023).

Heri meminta masyarakat untuk sementara menyusul merebaknya virus Antraks, tidak membeli sapi dari Gunung Kidul DIY. Selain itu, dia meminta ke masyarakat untuk berkoordinasi dan melaporkan ke dinas terkait, jika ditemukan indikasi masalah kesehatan sapi.

"Sampai saat ini kondisi sapi-sapi di Karanganyar masih aman. Tidak ada kasus antraks pada sapi,"jelasnya ***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut