10 Tahun Berkonflik,Konflik Internal Keraton Solo Berakhir Ditandai Bertemunya Ketua LDA dan PB XIII

Bramantyo
GKR Wandansari atau Gusti Moeng bersama suaminya Kanjeng Pangeran Eddy Wirabumi berfoto bersama Putra Mahkota Keraton Solo KGPAA Hamengkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram dan Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono berfoto bersama (Foto: Ist)

"Pastinya saya datang sungkem pada Sinuhun. Minta maaf kalau saya dianggap salah,"papar Gusti Moeng usai pertemuan, Selasa (3/1/2023).

Pada Sinuhun, Gusti Moeng menyampaikan pesan PB XII untuk melestarikan Keraton Kasunanan. Dihadapan kakaknya, Gusti Moeng meminta bisa bekerja kembali bersama-sama untuk melestarikan Keraton Solo.

"Yang utama saya sampaikan pada Sinuhun yaitu menjalankan pesan Sinuhun ke XII bersama menjaga Keraton. Mangga Keraton bisa lestari sampai akhir zaman. Beliau manthuk-manthuk gitu,”terangnya.

Ia mengatakan periode tidak melakukan pembicaran dengan PB XIII sejak 2012. Selanjutnya Gusti Moeng tidak boleh masuk kompleks Keraton Solo sejak 2017.

“Kami berkali-kali mbludhus meminta polisi yang mengikuti saya masuk. Saya ngomong hanya ingin ketemu Sinuhun,” ujarnya. ***

Editor : Ditya Arnanta

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network