4 Orang Konglomerat Ini Uangnya Tak Berseri, Punya Mal, Maskapai Penerbangan Hingga Hotel Mewah

Fayha Afanin Ramadhanti
.
Selasa, 29 November 2022 | 22:31 WIB
Hotel Indonesia Kempinski salah satu hotel di Ibukota DKI Jakarta ini milik salah satu konglomerat terkaya di Indonesia (Foto: Sindonews)

KARANGANYAR, iNewskaranganyar.id - Hotel di Indonesia tak kalah dengan hotel di Luar Negeri khususnya di negara maju seperti di Jepang, Korea Selatan, Eropa atau Amerika Serikat.

Di Indonesia berdiri hotel-hotel mewah yang menawarkan berbagai fasilitas cukup fantastis. Diantara deretan hotel berbintang berstandar Internasional ternyata di milik orang terkaya dengan harta kekayaan yang tak main-main.

Tolak ukur kekayaan ini dilihat dari kemewahan gedung sampai jumlah karyawannya. Sehingga dari sana terlihat bahwa pendapatan yang dikantongi sang pemilik hotel tentu begitu fantastis.

Dilansir iNewskaranganyar.id dari Okezone, Rabu (23/11/2022), dibawah ini merupakan fakta lima pengusaha terkaya pemilik hotel di Indonesia.

1. Keluarga Hartono

Pemilik grup Djarum, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono mulai masuk ke bisnis hotel pada 2004 dengan memenangi lelang pengelolaan hotel Indonesia yang sekarang bernama Hotel Indonesia Kempinski.

Berdasarkan data Forbes, nilai kekayaan Robert Budi Hartono mencapai USD22,8 miliar atau setara Rp342 triliun. Sementara Michael Hartono mengantongi kekayaan sekitar USD21,9 miliar atau setara Rp328,5 triliun.

Untuk hotel yang mereka bangun ada Padma Hotel Bandung, Padma Resort Legian, Padma Resort Ubud, dan The Resinda Karawang.

2. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung yang dikenal dengan sebutan si anak singkong atau pemilik CT Corp ini memiliki empat hotel, yaitu The Trans Luxury Hotel, The Trans Resort Bali, Fashion Hotel, dan Ibis Bandung.

Di mana Trans Luxury Hotel merupakan Hotel bintang lima yang terdiri dari 18 lantai serta memiliki 280 kamar dan suite. Diluncurkan pada 2012, hotel ini sempat membetot perhatian publik Tanah Air.

Dia pun punya kekayaan sebanyak USD5,4 miliar atau Rp81 triliun. Sumber kekayaan terentang mulai dari media, supermarket, bank, dan maskapai penerbangan.

Follow Berita iNews Karanganyar di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini