Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Serupa Tapi Tak Sama, Ini Fakta Menarik Gunung Marapi dengan Merapi
Advertisement . Scroll to see content

Sepekan, Gunung Merapi Alami 43 Guguran Lava

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:56 WIB
  • author erfan erlin
Sepekan, Gunung Merapi Alami 43 Guguran Lava
Gunung Merapi sepekan telah terjadi 43 kali guguran Lava (Foto: iNewskaranganyar/dok.pri/Bramantyo)

YOGYAKARTA, iNews.id- Kepala BPPTKG, Agus Budi Santosa menuturkan terjadi guguran lava sebanyak 43 kali ke arah barat daya dalam sepekan terakhir.

Guguran tersebut dominan ke arah Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter. Selain guguran lava, pihaknya juga menemukan adanya pertumbuhan kubah di dua tempat.

Pada kubah barat daya teramati adanya pertumbuhan kubah, volume kubah terhitung sebesar 1.664.000 m3 Sedangkan untuk kubah tengah sebesar 2.772.000 m3.

"Penambahan volume kubah lava ini menunjukkan jika Merapi masih aktif," ujar dia, Sabtu (13/8/2022). 

BPPTKG juga mencatat Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi. Agus menyebut salam minggu ini kegempaan Gunung Merapi tercatat 13 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 582 kali gempa Fase Banyak (MP), 633 kali gempa Guguran (RF), 159 kali gempa Hembusan (DG), dan 5 kali gempa Tektonik (TT).

Deformasi atau perubahan bentuk puncak Merapi juga terus berlangsung. Di mana jarak tunjam  di sektor barat laut berkisar pada jarak 4.029,645 m hingga 4.029,659m.

Sementara dari GPS di Klatakan - Plawangan berkisar pada 6.164,04 m hingga 6.164,05 m. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.

"Untuk hujan dan Lahar pada minggu ini tidak dilaporkan terjadi," ujarnya.

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut