Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Relawan Ghaib di Solo Beri 2 Lukisan Serta Gelar Umbul Dhongo Untuk Andika Hendi
Advertisement . Scroll to see content

Pasuruhan, Raja Pabrik Gula di Tanah Jawa Kala Era kolonial Belanda

Jum'at, 17 Februari 2023 | 17:29 WIB
  • author Solichan Arif/Ditya Arnanta
Pasuruhan, Raja Pabrik Gula di Tanah Jawa Kala Era kolonial Belanda
Pasuruan salah satu daerah di Jawa Timur merupakan Raja pabrik gula di tanah jawa era kolonial Belanda 9Foto: Okezone)

Para pengusaha mendapat sokongan bantuan dari kepala desa. Mereka (pengusaha) yang membayar pajak tanah sementara pemerintah kolonial Belanda hanya mengorganisir kuli, transport, pembelian alat, serta pemasaran.

Untuk kepentingan ketersediaan tenaga kerja kuli, pemerintah biasanya memakai sawah bertanaman tebu di dekat desa-desa yang padat penduduk. Sebagian besar sawah yang diincar berada di kawasan pantai utara. Sejak itu para petani di desa lebih banyak bersinggungan dengan ekonomi perkebunan, daripada tanaman padi.

“Pasuruan dijadikan soko guru industri gula pemerintah”.
Pemerintah Kolonial Belanda menjadikan tebu sebagai tanaman andalan. Demi kelangsungan bisnis gula, keberadaan perkebunan tebu diperluas ke wilayah karsidenan Probolinggo hingga pedalaman Malang dan Lumajang.

Perluasan itu mencapai titik tinggi hingga tahun 1900. Selain warga desa yang berdekatan dengan kawasan perkebunan tebu, pemerintah kolonial Belanda sangat mengandalkan tenaga kerja yang berasal dari Madura.

Mereka didatangkan langsung dari pulau garam. Sejak era kolonial Belanda, khususnya berlakunya politik tanam paksa. Keberadaan orang-orang Madura yang hingga kini tersebar di mana-mana itu menjadi tulang punggung kelangsungan bisnis pabrik gula di Pasuruan dan Probolinggo.***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut