Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Beri Perlindungan 100 Hari dari Sinar Matahari, UV Sunscreen Serum Ini Cocok untuk Kulit Kombinasi
Advertisement . Scroll to see content

China Ujicobakan 17 Menit Matahari Buatannya, Klaim Lima Kali Jauh Lebih Panas dari Aslinya

Rabu, 18 Januari 2023 | 15:37 WIB
  • author Dini Listiyani
China Ujicobakan 17 Menit Matahari Buatannya, Klaim Lima Kali Jauh Lebih Panas dari Aslinya
Pecahkan Rekor, Matahari Buatan China 5 Kali Lebih Panas dari Aslinya (Foto: Twitter)

Dengan menggabungkan atom hidrogen untuk membuat helium di bawah tekanan dan suhu yang sangat tinggi, apa yang disebut bintang deret utama mampu mengubah materi menjadi cahaya dan panas, menghasilkan energi dalam jumlah besar tanpa menghasilkan gas rumah kaca atau limbah radioaktif tahan lama. 

Tetapi mereplikasi kondisi yang ditemukan di dalam hati bintang bukanlah tugas yang mudah. Desain paling umum untuk reaktor fusi, tokamak, bekerja dengan memanaskan plasma (salah satu dari empat keadaan materi, yang terdiri atas ion positif dan elektron bebas bermuatan negatif) sebelum menjebaknya di dalam ruang reaktor berbentuk donat dengan medan magnet yang kuat. 

Kendati demikian, menjaga gulungan plasma yang bergolak dan super panas di tempatnya cukup lama untuk terjadinya fusi nuklir, telah menjadi proses yang melelahkan. 

Ilmuwan Soviet Natan Yavlinsky merancang tokamak pertama pada 1958, tetapi tidak ada yang pernah berhasil membuat reaktor eksperimental yang mampu mengeluarkan lebih banyak energi daripada yang dibutuhkan.***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut