Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warung Tertinggi di Jawa Kini Sepi: Sosok Mbok Yem di Gunung Lawu Wafat
Advertisement . Scroll to see content

Kelelahan, Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Alami Hipotermia di Pos 3, Evakuasi Berjalan 3 Jam

Kamis, 12 Mei 2022 | 23:51 WIB
  • author Bramantyo
Kelelahan, Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Alami Hipotermia di Pos 3, Evakuasi Berjalan 3 Jam
Pendaki asal Magetan dievakuasi karena mengalami hipotermia setelah kelelahan di pos 3 (Foto: iNewskaranganyar.id/Bramantyo)

KARANGANYAR, iNews.id - Seorang pendaki Gunung Lawu asal Magetan, Jawa Timur yang diketahui bernama Ahmad Mufish, terpaksa dievakuasi tim relawan gabungan dari pos 3 Jalur pendakian Cemoro Kandang.

Ahmad Mufish terpaksa di evakuasi sekira pukul 17.00 WIB, dikarenakan pendaki ini mengalami kelelahan dan gejalan Hipotermia.

Proses evakuasi pendaki ini sendiri dilakukan 15 personil relawan dan berjalan selama 3 jam.

Anggota Karanganyar Emergency Rifan Feirnandhi mengatakan, pendaki ini mendaki bersama kawannya melalui jalur Cemoro Kandang pada Rabu (11/5/2022) sekira pukul 11.00 WIB.

Setelah bermalam di puncak, mereka turun pada Kamis (12/2022). Dalam perjalanan turun, Ahmad kelelahan di pos 3 dan mengalami gejala hipotermia.

"Ada laporan pendaki yang kelelahan, lalu ditindaklanjuti dengan mengirim relawan gabungan untuk mengevakuasi,"papar Rifan.

Karena kondisinya lemas, Ahmad dievakuasi dengan cara digendong dan sesekali beristirahat. Pukul 17.00, tim evakuasi sampai di basecamp dan Ahmad langsung ditangani tenaga kesehatan dari PMI.

"Setelah ditangani beberapa saat, kondisi survivor membaik. Namun perlu istirahat dulu sebelum pulang ke rumah. Kondisi survivor yang kelelahan menjadi pemicu gejala hipotermia," jelasnya.

Menurutnya, pendaki sudah mempersiapkan fisik dengan baik. Perlengkapan juga dipersiapkan baik.

"Tapi karena kelelahan, kemudian kena gejala hipotermia," imbuhnya.

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut