Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buron Sejak 2020, Pelaku Penganiayaan Sadis Karanganyar Akhirnya Tertangkap
Advertisement . Scroll to see content

Makamnya Dibongkar Polisi, Jasad Karyawan PTPN VIII yang Tewas Dengan Luka Gorok Diautopsi

Sabtu, 05 November 2022 | 21:50 WIB
  • author Fani Ferdiansyah
Makamnya Dibongkar Polisi, Jasad Karyawan PTPN VIII yang Tewas Dengan Luka Gorok Diautopsi
Polisi terpaksa membongkar Makam karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Mira Mare berinisial KS (47) yang tewas dengan leher tergorok (Foto: Fani Ferdiansyah/MPI)

GARUT, iNewskaranganyar.id - Polisi membongkar Makam karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Mira Mare berinisial KS (47) yang tewas dengan leher tergorok di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut beberapa waktu lalu, Sabtu (5/11/2022) pagi. 

Pembongkaran dilakukan untuk keperluan autopsi jenazah KS yang ditemukan di perkebunan karet Blok Maranti, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Selasa (1/11/2022) malam lalu. Prosesi pembongkaran dilakukan di tempat korban dimakamkan, Kampung Pasir Panjang, Desa Sancang.

Autopsi dilakukan oleh tim forensik kepolisian dan DVI Polda Jabar, untuk mengungkap penyebab kematian korban. Kapolsek Cibalong AKP Saep Balya, mengatakan pelaksanaan autopsi dilakukan karena ada permintaan dari keluarga untuk membuat terang perkara korban. 

"Apakah meninggalnya karena tindak pidana atau sebuah kecelakaan," kata AKP Saep Balya.

Ia melanjutkan, saat korban ditemukan, masyarakat langsung melapor ke petugas piket yang sedang berjaga. Aparat Polsek Cibalong pun langsung menggelar olah TKP di lokasi korban ditemukan. 

"Kebetulan mayat pada waktu itu dalam posisi tertelungkup di tanah dan ada golok di bawah kepala dengan kondisi sudah tersayat di leher korban," ujarnya. 

Sementara itu perwakilan keluarga korban, Jaelani (59), mengatkan adanya autopsi ini sangat diperlukan untuk memastikan apakah kematian KS karena pembunuhan atau bunuh diri.

"Apabila hasil dari autopsi diduga ada pembunuhan kami pihak keluarga berharap agar kasus ini dituntaskan secara hukum yang berlaku," ucap Jaelani. 

Seorang keluarga korban lainnya, Titin (40), warga Kampung Pasir Panjang, Desa Sancang, mengaku janggal dengan meninggalnya KS yang merupakan iparnya tersebut. 

"Ada kejanggalan kalau melihat luka di leher, dimana ukurannya lebar," kata Titin. 

Penemuan jenazah KS ketika itu bukan hanya mengagetkan keluarga, namun juga menggemparkan masyarakat di Kecamatan Cibalong. Dari informasi yang dihimpun, korban meninggalkan tiga orang anak. 

Warga di kawasan itu menilai korban sebagai pribadi yang baik. Kusnadi sendiri tercatat sebagai warga Kampung Pasir Panjang RT02 RW01, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong.***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut