Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dikritik Rugi, Jokowi Bela Proyek Whoosh : Subsidi Itu Investasi, Bukan Kerugian
Advertisement . Scroll to see content

Masih Gowes dan Main dengan Cucu, Jokowi Tetap Bugar Meski Alami Alergi Kulit

Jum'at, 06 Juni 2025 | 11:44 WIB
  • author Lituhayu
Masih Gowes dan Main dengan Cucu, Jokowi Tetap Bugar Meski Alami Alergi Kulit
Ajudan Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, menjelaskan kondisi terkini alergi kulit yang dialami Jokowi (Foto : iNewskaranganyar/Lituhayu)

SOLO, iNewskaranganyar.id – Presiden ke - 7 RI Joko Widodo tetap menjalani aktivitas seperti biasa meski tengah mengalami alergi kulit. Kondisi itu muncul beberapa hari setelah dirinya kembali dari kunjungan kenegaraan ke Vatikan.

Meski demikian, Jokowi tetap bugar dan tetap  bersepeda saat Car Free Day (CFD) serta meluangkan waktu bersama cucu-cucunya.

Ajudan Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, menjelaskan bahwa kondisi Jokowi  baik-baik saja.

“Secara fisik beliau sangat fit. Hanya saja muncul alergi kulit. Tapi tidak mengganggu aktivitas,” ujar Syarif, Kamis (6/6/2025).

Kompol Syarif menyebut, gejala alergi muncul beberapa hari setelah Jokowi pulang dari Vatikan. Ia menduga perubahan cuaca menjadi salah satu faktor pemicunya.

“Cuaca di Vatikan mungkin beda, ada penyesuaian. Setelah pulang ke Indonesia, baru muncul. Tapi itu alergi biasa, tidak serius,” jelasnya.

Jokowi juga disebut tidak merasakan gejala berat seperti gatal ekstrem atau panas.

“Beliau tetap nyaman. Enggak ada panas, enggak gatal. Tidak seperti gejala autoimun, dan bukan penyakit menular,” katanya.

Menanggapi isu yang menyebut Jokowi sempat singgah ke Jepang untuk berobat sebelum ke Indonesia, Syarif membantah tegas.

“Itu hoaks. Beliau enggak ke Jepang, langsung pulang dan ditangani dokter di dalam negeri,” tegasnya.

Meski ada gangguan kulit, Syarif menerangkan Jokowi tetap aktif dan beraktivitas seperti biasa.

“Minggu lalu sempat sepedaan di CFD, main bareng cucu, sarapan bareng juga. Beliau juga masih melayani warga yang ingin foto,” ujar Syarif.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir. Gejala yang mungkin mereka lihat di layar televisi murni alergi biasa dan tidak berbahaya.

“Karena kelihatan di kulit, mungkin ada yang bertanya-tanya. Tapi bukan penyakit menular,” pungkasnya.

Editor: Lituhayu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut