Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tersangka Pengerusakan Baliho Rober Adhe Kembali Diperiksa, Kuasa Hukum Sesalkan Penyitaan Handphone
Advertisement . Scroll to see content

FKPHB dan PPNPNS se-Provinsi Bengkulu Menolak Rekrutmen PPPK Pelamar Umum di Bawaslu RI

Jum'at, 06 Januari 2023 | 16:15 WIB
  • author Demon Fajri
FKPHB dan PPNPNS se-Provinsi Bengkulu Menolak Rekrutmen PPPK Pelamar Umum di Bawaslu RI
FKPHB dan PPNPNS se-Provinsi Bengkulu Menolak Rekrutmen PPPK Pelamar Umum di Bawaslu RI

BENGKULU, iNewskaranganyar.id - Forum Komunitas Pegawai Honorer Bawaslu (FKPHB) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS) se-Provinsi Bengkulu, menolak rekrutmen Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) pelamar umum di Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia. 

Adapun enam alasan penolakan PPPK di lingkup Bawaslu tersebut, yakni:

1. Penerimaan yang dimaksud adalah umum tanpa memperhatikan pengabdian PPNPNS yang selama ini mengabdi untuk Bawaslu.

2. PPNPNS sudah mengabdi 3  sampai dengan 5 tahun lebih untuk negara "demokrasi".

3. Kami masih setia dan siap mengabdi untuk Bawaslu.

4. Tahapan Pemilu serentak masih berlangsung dan berjalan dimana PPNPNS juga sebagai salah satu ujung tombak dari Bawaslu.

5. Hampir 80 persen lebih staf PPNPNS Bawaslu statusnya pendidikan tidak linier; sehingga penerimaan PPPK akan menggeser dan menggantikan semua staf yang telah mengabdi selama ini dari awal dibentuknya Bawaslu.

6. Jika penerimaan PPPK dilanjutkan maka akan ada penambahan pengangguran akibat dari tidak bisa terakomodir seluruh staf PPNPNS Se - Indonesia yang berlatar belakang tidak linier.

''FKPHB dan PPNPNS Se-Provinsi Bengkulu menolak penerimaan PPPK, pelamar umur di Bawaslu,'' kata Koordinator Solidaritas PPNPNS Bawaslu Provinsi Bengkulu, Jarry Restu Amanda, dalam keterangnya yang diterima jurnalis MNC Portal Indonesia, Jumat (6/1/2023).***

Editor: Ditya Arnanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut