Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Solo Raya Great Sale Tembus Rp10,7 Triliun, Ketua Kadin Surakarta: Gubernur Layak Disebut Bapak Inis
Advertisement . Scroll to see content

Rapimkota ke-3 Kadin Surakarta: Digitalisasi dan Aglomerasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 25 Februari 2025 | 22:22 WIB
  • author Lituhayu
Rapimkota ke-3 Kadin Surakarta: Digitalisasi dan Aglomerasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Rapimkota Kadin Surakarta, Selasa (25/2/2025) di Pedan Ballroom Sahid Jaya Hotel bahas Reorientasi Sumber Daya dalam Era Disrupsi (Foto : iNewskaranganyar.id / Lituhayu)

SOLO, iNewskaranganyar.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta menggelar Rapat Pimpinan Kota (Rapimkota) ke-3 di Pedan Ballroom Sahid Jaya Hotel Solo, Selasa (26/2/2025). Mengusung tema "Reorientasi Sumber Daya dalam Era Disrupsi," pertemuan ini menyoroti pentingnya adaptasi terhadap kebijakan baru serta transformasi ekonomi berbasis digitalisasi dan aglomerasi.
Ketua Kadin Surakarta, Ferry S. Indrianto, menegaskan bahwa pemahaman terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024 sangat penting agar kebijakan tersebut bisa diimplementasikan secara optimal.
"Kami sepakat bahwa reorientasi sangat penting. Semua program ke depan harus berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, dan Solo harus memanfaatkan sumber daya lokal untuk mencapai hal itu," ujar Ferry.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam Rapimkota ini adalah perluasan Solo Great Sale (SGS) menjadi Solo Raya Great Sale. Program ini selaras dengan kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang mendorong aglomerasi ekonomi tahun ini, melibatkan enam kabupaten dan satu kota madya.

"Solo Raya Great Sale akan diperkuat tahun ini, dengan digitalisasi sebagai pilar utama. Kami akan mengoptimalkan pemanfaatan Aglonesia dan Aglocoin untuk mempermudah transaksi serta meningkatkan efisiensi pasar," jelas Ferry.

Selain itu, Ferry menekankan bahwa perencanaan ekonomi antar daerah harus lebih terintegrasi dan bersinergi. Ia menilai bahwa kota dan kabupaten tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri dalam merancang kebijakan ekonomi.

"Dengan pendekatan ini, Solo akan menjadi pusat aglomerasi ekonomi yang lebih kuat, menghubungkan rantai pasok dan distribusi secara lebih baik," tambahnya.

Rapimkota Kadin Surakarta ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Editor: Lituhayu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut